Viral Karena “Aksinya” Para Tersangka Balap Liar Tangsel Di Gelandang Polisi

Polsek Serpong

Dragbike.id – Viral beredar informasi bahkan video di media sosial terkait sebuah aksi balap liar di Kawasan Tangerang Selatan, tepatnya Jl. Raya Serpong KM 8 (20/5/2020). Beberapa hari kemarin yang mengganggu karena menghentikan laju arus lalu lintas pada pagi hari sekitar jam 08.00 WIB.

Saat itu terlihat dalam video yang beredar arus lalu lintas yang dihentikan untuk aksi liaran ini sangatlah padat hingga terjadi sebuah kemacetan pada area tersebut. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk Polisi bergerak mengamankan para tersangka balap liar tersebut. Polisi langsung mengamankan 4 orang sebagai tersangka, dan satu orang menjadi buron alias DPO Polsek Serpong.

Para tersangka balap liar tersebut berinisial W, E, dan R sebagai Mekanik, D sebagai pemilik Motor, dan A sebagai Joki yang masih daftar pencarian orang oleh Polisi Sektor Serpong. “Pada saat Satlantas Tangerang Selatan melakukan patroli rutin terakit PSBB, ditemukan peristiwa balap liar. Pelakunya melakukan di Jalan Serpong KM 8 menutup jalan yang dilalui masyarakat. Kelompok balap liar tersebut melakukan dengan modus taruhan senilai 3 juta. Pelakunya adalah tim Aizar Autosonic melawan CMZ Speed Jakarta Timur. Pada hari Selasa mereka berjanjian taruhan tempat yang dipilih Serpong” Ujar AKBP Iman Setiawan selaku Kapolres Tangerang Selatan.

Barang Bukti Yang Diamankan

Lanjut Kapolres Tangerang Selatan ini, “Pada malam hari awalnya mereka berjanjian. Karena adanya patroli yang gencar oleh Kepolisian Kodim 05 06 mereka tidak mendapat tempat yang tepat. Sehingga pada siang hari pukul 08.00 Rabu mereka menutup jalan dan balap liar. Tidak lama dibubarkan Satlantas Polres Tangerang Selatan.”

Hasil dari penangkapan para pelaku didapatkan barang bukti seperti 14 unit sepeda motor, 7 unit rangka, 5 unit knalpot, 3 unit CDI, 1 unit gerinda, 5 blok mesin, dan peralatan kunci mekanik. Para tersangka balap liar dikenakan kasus perkara pelanggaran pembatasan social berskala besar (kekarantinaan kesehatan). Serta pasal yang disangkakan ialah Pasal 93 UU RI No. 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Selain penangkapan para pelaku dan didapatkan barang bukti hasil penangkapan, Polisi masih mencari keberadaan berinsial A yang menjadi tersangka dan sebagai Jokinya. Pencarian terus dilakukan dan menjadi pengembangan dari Polsek Serpong. “Saya menetapkan tersangka A dalam pencarian oleh Unit Reskrim Polsek Serpong.” Tutup Sang Kapolres.

Comments

comments