Jelang Java Dragbike : Ponorogo Siap Gasspoll, Tapi Ingat Patuhi Protokol!!!

Lana "Tengah" EO AMRF Java Dragbike 2020

Pihak penyelenggara JAVA AMRF ERZHET DRAG BIKE SERIES 2020 Putaran 2 yang dihelat di Jl. Pramuka atau depan GOR Singodimedjo, Ponorogo, Sabtu (19/09/2020) memastikan acara bertemunya para Dragbiker tersebut tetap berlangsung sebab adminitrasi perijinan dari instansi Pemerintahan Daerah Ponorogo telah mengantongi ijin.

Namun perlu diperhatikan dan diterapkan tanpa syarat, gelaran ini tanpa penonton dan wajib menerapkan serta melaksanakan protokol kesehatan covid-19 demi menekan penyebaran virus tersebut.

“Demi kebaikan bersama dan untuk menekan penyebaran covid-19, kami sebagai penyelenggara JAVA AMRF ERZHET DRAG BIKE SERIES 2020 Putaran 2 menjalankan event tersebut TANPA PENONTON.

Awas awas Patuhi Protokol Kesehatan!!!

Selain itu kami mewajibkan seapapun yg berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk MENGGUNAKAN MASKER & JAGA JARAK. Mengingat kebijakan Polri mengenai operasi yustisi di kota Ponoroga,” jelas Maulana Khusna Surindra, selaku promotor event ini kepada awak media melalui Press Release, Kamis (17/09/2020), sore.

Terkait dengan operasi Yustisi di kota Ponorogo, Maulana menerangkan bahwa pihak terkait tetap hadir dan melakukan penyisaran di hajatan ini demi penertipan masyarakat sehingga wajib memakai masker dan tetap jaga jaraj demi penyebaran covid-19. Adapun Sanksi yang diterapkan oleh petugas bagi warga yang tidak mematuhi peraturan tersebut.

“Dimana petugas gabungan antara Polri, TNI, Pol PP dan beberapa instansi terkait akan menggelar operasi dalam event tersebut. Maka dari itu kami sebagai panitia penyelenggara menegaskan kepada semua orang yg terlibat dalam event ini untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Bagi siapapun yang melanggar harus siap menerima sanksi dari petugas gabungan,” tambahnya.

“Kami berharap event ini berjalan dengan lancar dan aman. Serta baik panitia maupun peserta beserta tim tertib dan patuh terhadap penerapan protokol kesehatan ini” pungkasnya.

Comments

comments