Indodrag 2019: Galih Dwi Melesat Terbaik Di Tengah Perang 7,9 Detik Bebek 4T 130cc TU

Galih Dwi 79, Kawahara R&D VRG

Dragbike.id – Kawahara R&D VRG pada helatan FDR Day Drag Bike Piala Kapolre Kota Tangerang (15/12) dalam ajang balap motor drag bike helatan Indodrag di Sirkuit Non Permanen Alun-Alun Tigaraksa menjadi salah satu tim yang patut untuk di waspadai. Pasalnya tim asal Kota Tangerang Selatan ini tidak main-main untuk menurunkan squad penuh armada dan dragsternya.

Salah satu kelas yang wajib menjadi sorotan adalah Bebek 4T 130cc TU dimana kelas ini juga menjadi andalan dari squad Kawahara R&D VRG. Pasukan di bawah kendali deded sapaan dekat dari bos besar Kawahara R&D ini mengancam lewat kuda besi milik Vincent Racing Gallery yang dimana hasil prestasi dari sang pemilik Vincent sudah tidak bisa di anggap remeh dalam ajang drag bike tanah air.

Terbukti dari hasil yang didapat oleh kuda besi berbaju ungu ini. Bersama Galih Dwi 79 motor ini mampu melesat tercepat dan terbaik di antar pesaingnya yang lain dengan catatan waktu 07,815 detik. Di susul dengan rekan satu timnya Arif Tijil 07,927 detik.

Galih Dwi (Duduk Tengah) Bersama Rekan dan Bos Vincent VRG

“Ini 3 kali kalo engga salah bawa hasil waktu di kepala 7. Motor ini menurut aku enak mas, motornya sendiri motor torsi, bawa berat badan aku masih kuat. Untuk berat badan aku sendiri 48 kg mas kalo pake baju balap 52 kg”. Buka pembalap asal Boyolali kepada penulis.

Galih Dwi yang dimana setiap dalam cuitan pribadinya menuliskan hashtag #cumaanakkampung ini berhasil keluar sendirian dalam waktu 7,8 detik. Tidak disangka memang waktu yang didapatkan olehnya. Pasalnya para pesaing dari pria asal Kota Susu ini rapat sekali diantara waktu 7,9 detik. Selain itu menurut penuturan dari mekanik Kawahara bahwa kuda besi tersebut tidak pernah dilakukan pembongkaran selama 1 tahun kurang lebihnya, hanya saja dilakukan penyegaran-penyegaran dari mesinnya.

“Kalo buat karakter motor saya masih enak kok mas karena motornya sendiri gampang standing. Kemarin untuk urusan ban memang bukan pakaian aku dan tim jadi dirubah gayanya. Di et 20 meter agak lambat karena engga berani langsung gass poll. Aku urut gass nya. Tapi hasilnya Alhamdulillah aku puas. Memang hasilnya keluar segitu, dan aku juga udah berusaha maksimal”. Tutup Galih Dwi 79.

Comments

comments