Final Kawahara IDC IRC 2019: Hanya Berniat Jajal, Justru Chacha Yes Jadi Primadona Matic 200cc Wanita

Chacha Yes (Tengah) Primadona Matic 200cc Wanita

Dragbike.id – Perhelatan akbar sebuah event drag bike berstandar kejuaraan Nasional yang telah dilaksanakan pada Sirkuit Non Permanen Lanud Gading, Wonosari – Jawa Tengah pekan lalu (8/12) menjadi ajang penentuan akhir perjalanan sebuah event berseri sebanyak 5 seri. Event yang dikemas oleh Erdeve Indonesia ini dengan tajuk Kawahara IDC IRC 2019 menjadi sebuah adu gengsi untuk mempertunjukan sebuah seni di lintas balap roda dua sepanjang 201 meter.

Seri terakhir ini pada kelas matic 200cc wanita justru keluar nama Chacha yes, pembalap wanita dari Moon Racing yang sudah tidak diragukan akan hasil balapannya di per-matic an Nasional menjadi yang tercepat dengannya, dan berhasil mencatatkan waktu torehan 07,6 detik.

Bukan karena hanya menjadi yang tercepat pada kelasnya ini saja yang penulis soroti, namun pembalap berhijab yang sedang naik namanya ini untuk sepatu kuda besinua menggunakan merk Kingland dengan tipe King Velox CTX. Hanya berbekal 2 kali percobaan Chacha bersama Moon Racing berani menjajal kembali di event yang terbilang region neraka.

Penampilan Chacha Di Atas Kuda Besi Moon Racing

“Race kemarin lumayan meneganggakan mas. Karena di race sebelumnya rt ku gede, Alhamdulillah pas race wanita bisa dapetin rt kecil. Dan memasuki kelas wanita jarak racenya agak jauh dari yang pertama. Untuk yang final IDC ini aku kedua kalinya pakai King Vellox CTX.” Ucap Chacha saat dihubungi langsung oleh penulis.

Memang keputusan yang sangat terbilang memaksaan, sebab kalau dipukul rata hanya beberapa yang baru menggunakan ban ini di dalam armada kebutnya. Namun walau begitu justru pembalap andalan wanita Moon Racing ini melejit pada posisi pertama dan berhak menaiki podium tertinggi pada seri final Kawahara IDC IRC 2019 di Sirkuit Non Permanen Lanud Gading, Wonosari – Jawa Tengah.

“Untuk bannya sendiri aku gunakan di kelas wanita. Alhamdulillah kondisi aspal kering dan agak kasar jadi lebih nyata. Pas trek hujan sendiri aku belum sempet cobain mas jadi belum tau betul. Yang pertama aku gunakan Gadhuro, karena pertama kali waktu itu takut sledding jadi main aman dan menyesuaikan. Untuk sekarang aku sudah engga ada kendala, dan InsyaAllah seterusnya berani coba lagi pakai.” Jelas dan Tutup Aslamafsal Sabila kepada dragbike.id.

Comments

comments