Erwin Setiawan Mendulang Manis Bersama Bowers Bengkel Sumantri Palembang

Dragbike.id – Gelaran drag bike 201 meter tahun 2019 di beberapa wilayah Indonesia sudah menggelar hajat perdananya. Selain di Cicangkal, Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal pada tempat yang berbeda Sumatera Selatan, Sirkuit Non Permanen Bundaran Masjid Agung Muara Betiti tepat waktu yang sama (10/2) ada sebuah pagelaran perdana drag bike 201 meter diselenggarakan oleh AGP Production.

Gelaran drag bike yang diselenggarakan satu hari langsung final dan dipadati kurang lebih sekitar 300 starter ini memperebutkan gelar juara umum 3 kategori, yakni juara umum open, juara umum lokal Sumsel, serta juara umum bracket. Pada akhirnya, di juara umum open keluarlah nama Erwin Setiawan. Pembalap muda dan berbakat asal Lampung.

Pembalap asli Lampung mampu mengumupulkan total 54 raihan poin, bersama Bowers Bengkel Sumantri Palembang.  Erwin Setiawan atau yang biasa dipanggil Erwin Embot ini di duetkan dengan pembalap muda dan berbakat yang lainnya, yakni Ali Topan pembalap asal Jawa Tengah. Dengan dilanda cuaca yang tidak mendukung saat race, namun hasil positif tetap diraih oleh Erwin.

“Balapnya sengit kak. Dan engga ada penyisihan langsung final. Aku baru dua kali balapan disini, yang pertama kalo engga salah tahun 2016. Sekarang baru balapan disini lagi. Alhamdulillah  semua motor podium 1 kak, kecuali bebek 200. Aku disini datang pas Race, engga setting. Setting di Paddock aja.” Bukanya saat dihubungi langsung oleh penulis.

Pembalap yang sering malang melintang bertarung di lintasan sepanjang 201 meter, dengan skill dan bakat yang sudah tidak diragukan. Memulai 2019 dengan turun di ajang Rio Teguh Cup, yang di selenggarakan di Cikarang Selatan. Erwin mampu memberikan awalan yang positif juga. “Awalan yang bagus kak bisa bersaing sama pembalap-pembalap pemula Nasional dan aku satu-satunya pembalap asal Sumatera/Lampung. Walau 2 kelas JS, 1 kelas Alhamdulillah Podium 3 kelas Bebek 200cc Pemula. Balap kemarin aku ngamen kak.” Lanjut pembalap kelahiran tahun 97 kepada penulis.

“Semoga 2019 bisa ikut-ikut event di Pulau Jawa dan bisa bersaing di kelasnya. Soal juara itu hanya bonus yang penting main maximal dan junjung tinggi sporitifitas kak. Dan aku motivasiku lebih baik jatuh di lintasan balap dari pada mati konyol di jalan raya. Hehehehe.” Tegasnya, sekaligus penutup dalam perbincangan dengan penulis.

Comments

comments