Ninja TU 155TU Perdana Sens28 Concept. Garap TU System Kejar Setoran 3 Hari Kelar

Sens28 Concept bikin Sport TU dadakan 3 Hari selesai....... Welehhh
rollingspeedlogo

Dragbike.id (Karawang) – Team Sens 28 Concept yang asli kota Karawang ini rupanya mulai melebarkan sayap di ranah drag bike. Sens28 Concept yang sudah tak asing di namanya di kelas Matic dan Sport Frame STD, kini mencoba peruntungan baru di kelas Sport 155TU. Kelas yang notabene bukan untuk team abal abal, rupanya menarik hati sang tuner Abdul.H atau akrab di sapa Seno Orock untuk melakukan riset di mesin Sport 155TU. Satu keunikan dari motor bersasis ninja RR bercorak karat ini. Pengerjaan yang tergolong cepat karena hanya membutuhkan waktu 3 hari dalam pembuatannya. Wahhhh dadakan dong.

Abdul.H A.K.A Seno Orock cukup kelimpungan bikin TU dadakan 3 Hari kelar
Abdul.H A.K.A Seno Orock cukup kelimpungan bikin TU dadakan 3 Hari kelar

Walaupun dadakan, bukan berarti lari motor di pertanyakan loh. Motor yang mengawali karir perdana di event drag Brigif kemarin cukup menunjukan potensi awalnya. Mengukir time awal 7.681 di sirkuit Brigif cukuplah membuat sang tuner puas ” Cukup puas bisa meraih 7.6 kemarin di pakai sama Onyez. Melihat pengerjaan yang terbilang mendadak. Mulai dari pembubutan part, pembuatan sasis, penyetingan motor semua serba dadakan, tapi terlihat potensi kedepannya mampu bersaing ” aku Seno orock yang tampangnya klo di lihat secara cermat ga ada tampang orock (Red. BAYI) nya heheheh

Di bawa Riky Onyes, Mampu berlari 7.681
Di bawa Riky Onyes, Mampu berlari 7.681

Waktu 7.681 di lintasan 201 sirkuit Brigif rupanya tak semudah membalikan telapak tangan. Proses yang serba dadakan membutuhkan ketelitian yang ekstra. Seperti pemolesan Clynder Boring bewarna silver berkode 1855, mengangkat tinggi eksos menjadi 28.7 yang di hitung dari bibir slinder rupanya menjadi alasan tersendiri ” Namanya kan permulaan, jadi saya ga main hajar eksos banyak banyak, Apalagi bentuk eksos berbentuk Trapesium yang notabene tiap RPM merata. Di tambah lebar Eksos yang saja bikin jadi 41.5 cukup untuk awal ” imbuh sang tuner yang serta mematok tinggi transfer di 41mm

Langkah kruk-as yang STD rupanya jadi nilai Plus di moto berkarat ini
Langkah kruk-as yang STD rupanya jadi nilai Plus di moto berkarat ini

Hal yang Istimewa justru terletak di bagian Kruk-as. Part yang kerjanya menaik turunkan stang seher ini rupanya masih mengandalkan langkah STD alias tidak menaikan langkah Stroke seperti motor sport TU155cc pada umumnya. Wahhhh berarti bukan TU155cc dong, tapi TU150cc ihhiiihihih. Rupanya alasan mepetnya waktu menjadi hal negatif untuk seno ” Waktu itu kendala ada di kruk-as, tukang bubut ga sangup kita kasih waktu 2 hari untuk naik stroke. Ya makanya mau ga mau pake kruk-as stroke STD saja ” celetuk seno yang mengaku moment puntir lebih bagus menggunakan kruk-as bawaan motor ZX Thailand

Melihat hasil yang cukup kompetitif di race perdananya, Seno pun berambisi akan memperbaiki setingan si motor “ Yah tetep lah saya belum puas dengan hasil lari motor. Tunggu tanggal mainnya saja yah ” Tutup Seno yang berjanji akan membawa lari motor menjadi 7.0 detik…… Awasss noo jangan bawa lari motor orang malem malem, tar di sangka maling heheheh | Penulis : Arfiadi – Foto : Romy

Data Modifikasi :
Boring : Silver code 1855
Tinggi Eksos : 28.7 mm
Lebar Eksos : 41.5
Bentuk Eksos : Trapesium
Tinggi Bilas : 41 mm
Head : bubut 1.3mm
Lebar Squish Head : 7mm
Drajat Squish : 13 derajat
Seher : STD 59mm (Code B)
Kruk-as : Kawasaki ZX
Stroke : STD 48.8
Valve : V-Force 3
Karbu : PWK 38
Main Jet : 160
Pilot : 50
Pengapian : Ninja lama (AC)
CDI : RC

Ban Depan : IRC Speed King 50/70
Ban Belakang : IRC Speed King 60/70

Comments

comments