Modif : Tak Nongol 1 Tahun Lebih, FU Abakura Langsung Podium Di Doping Piston 71 Ice Racing Dan Knalpot Custom Dari RCB1 Racing

Buka bukaan speck FU yang bertapa 1 tahun lebih
rollingspeedlogo rollingspeedlogo
Dragbike.id (Solo) – Boleh di bilang nama Abakura tengelam bak di telan lautan, hampir satu tahun lebih team asal kota Solo ini jarang terdengar kabar beritanya. Namun lain dulu lain sekarang, FU garapan Wawan Kristianto ini kembali mengigit di gelaran event drag bike Nasional. Bukti kebangkitannya pun di ukir pada event IDC seri 3 beberapa waktu lalu, sekaligus membuktikan bahwa kemampuan team Abakura yang kini mengandeng Ditrajaya Manahabap tuk kembali bersinar di dragbike 2017.
Bertapa cukup lama tuk hasilkan juara

Lama tak berdengung di jagat kancah balap lurus, rupanya sang mekanik Wawan Kristianto merubah spesifikasi mesinnya, dan bersedia membagi spesifikasi FU yang telah mencetak waktu 7.117 lewat Kiky Codet dan 7.189 oleh Dimas Bangkit di DBI. Langsung di gas ae coy……..

Menuju sektor dapur pacu, Wawan yang berperawakan Jangkis ini memasang seher pendatang baru berlalebel “ICE Racing”  berdiameter 71mm. Piston yang boleh di perhitungkan kemampuannya ini mempunyai desain yang unik ” Sekilas mirip seher thailand mas, tapi bedanya Dome nya masih blank/buta jadi bisa di atur sesuka kita” aku sang mekanik. Seher 71 yang di sandingkan dengan klep berdiameter 27/23 rupanya bukan tanpa alasan brad, Payung klep yang terbilang gambot ini rupanya berkaitan dengan peak power atau puncak tenaga yang bengis ” Mesin ini boleh di bilang menganut ke Big Bore mas, jadi sedotan bahan bakar yang di hasilkan begitu kuat. Oleh karena itu kita pasang klep berpayung besar dengan diameter as klep nya yang kecil (4,5mm) agar gerak si klep lebih gesit. Hasilnya tenaga keluar di rpm bawah tapi lembut ” Aku sang mekanik
Tak lupa dengan konsep mesin bigbore, Wawan pun hanya memasang durasi noken as yang ga terlalu besar. Berani memberikan durasi 265 Derajat dengan angka lift yang sedikit di rahasiakan rupanya mampu memberikan lari motor yang optimal ” Cam pakai durasi 265 Derajat dengan desain cam Roller ” Celetuk Wawan yang sedikit merahasiakan angka jelas si camshaft/noken asnya. Maklum noken as adalah jantung lari si motor heheheh.

Untuk memaksimalkan Power Atas bawahnya yang sudah mumpuni, maka dipilihlah karbu PWK 38 sebagai pengabut bahan bakar, agar optimal menyalurkan ke ruang bakar yang siap di bakar pada kompresi 14.9:1 dengan percikal bunga api dari Koil YZ yang di atur otang pengapian BRT Super Pro. Sisa sisa pembakaran atau di sebut gas buang, di salurkan oleh knalpot yang terbilang unik dari RCB1 Racing. ” Knalpot ini custom pesanan khusus ke RCB1 Racing, lubang knalpot di buat Lurus menyesuaikan karakter motor yang halus dan gampang di pakai sama dragster pemula atau seeded ” Tutup pria yang akrab di sapa Mas Wawan tersebut

Abakura Ditrajaya Manahadap muncul kembali raih podium oleh Kiky Code dan Dimas Bangkit 
Tak kalah penting soal Frame alias rangka, garapan spesial dari frame27 Solo rupanya berikan kestabilan lari motor yang optimal. Frame27 Solo ini rupanya sahabat karib Wawan sejak pertama kali berkarir di dunia drag bike, So wakar saja duet antara Abakura dan Frame27 Solo menghasilkan karya yang sempurna. Nah untuk itu besok kita ulas lebih lanjut soal rangka balap lurus bin drag bike dari frame27 solo, pantengin aja terus dragbike.id!!!! | Penulis : Thoni
Spesifikasi lengkap :
Piston : ice Racing 71mm
Kompresi 14,9 : 1
klep 27/23
CDI : BRT super pro
karbu : pwk as 38mm
Pilotjet : 55
Mainjet : 13
Noken :  durasi 265 drajat in/ex
koil : yz
gear : 13-39
Knalpot : customs
Ban : IRC speedking
Rasio: 15_31,16-25,19-34,-,22-21,24-20
Mekanik : Wawan kristianto

Comments

comments