MODIF : Keramatkan Durasi 283 Derajat, Mio Garapan Metamorphosis Jadi Poros Kekuatan Matic Di JATIM

Metamorphosis Kediri Unjuk Taring Di Kawahara IRC IDC Seri 4
rollingspeedlogo

Dragbike.id (Kediri) – Ada yang aneh pada kelas Matic 200 Tu di gelaran Kawahara IRC IDC Seri 4 pekan lalu di kota Purbalingga (3/09). Biasanya di kelas ini selalu di dominasi oleh motor matic garapan dari daerah Jawa Barat, namun lain dulu lain sekarang. Kini perlahan tuner asal luar JABAR mulai tunjukkan kekuatannya. Coba intip RACE RESULT di kelas matic podium satu hingga lima di dominasi oleh matic garapan tuner Jawa Timur dan Jawa Tengah

Seperti yang berada di posisi puncak alias podium pertama, Yamaha Mio 200cc Tuneup garapan Metamorphosis yang punya basecamp di kota Kediri, Jawa Timur berhasil membawa Dafi Mini dari team Putra Tunggal manahadap duduk di urutan pertama lewat torehan waktu 07.601, padahal Dafi hanya mampu berada di urutan ketiga saat sesi penyisihan. Kunci kesuksesan Mio 200 garapan dari Muhaman Jamaludin atau akrab di sapa Pak Jamal tersebut terletak di tingginya durasi noken-as yang pasang

“ Data angka buka tutup noken As IN Open 38 – IN Close 65 ( Total Durasi 283°) Lift 10.2 mm,, EX Open 66 – EX Close 39 ( Total Durasi 285°) Lift 10.1mm ” Cuap Jamal yang motornya maticnya kini kian di perhitungkan. Yang unik di mesin garapannya, ia sedikit nyeleneh di bagia perklep ” Per klep pakai type Swedia, tapi kita dobel pakai per klep yang kecil dari motor Kaze. Hal ini biar si klep ga floating ” Sambung Jamal yang percaya dengan diameter klep 34.2/27.6 batang 4.5mm

Dafi Mini ” Motor gampang di atur”

Tak cuman di inti mesin saja, rupanya di sektor Pengapian dia justru memakai otak pengapian garapan sendiri ” Yang spesial di motor ini sih saya rasa ada di CDI nya, alat pengatur waktu pengapian ini kita riset sendiri. Ini agar kurva pengapian selaras dengan kebutuhan mesin ” Eces tuner yang juga menerima orderan pembuatan mesin Noken-as dan Copy Cam. Tak hanya di sektor CDI, di bagian Pulley pun ia percaya bagian ini mempunyai bagian penting ” Ga cuman CDI, Pulley kita riset sendiri juga. Hasilnya power lebih rata di sandingkan dengan roller 7 gram”

Efeknya tenaga motor terlihat lebih nendang di banding yang lain. ” Powernya gampang di atur, ga kelebihan mas. Apalagi di track ini kondisi aspalnya licin. Jadi ga susah untuk mengendalikan motornya ” Pungkas Dafi yang tebar senyum seganteng gantengnya. Ya iyalah wong podium pertama hehehehe

Nah yang makin istimewa, rupanya Jamal mencaplok karbu buatan KOSO berlabel KSR yang punya venturi 30mm, karbu yang pernah DBI review beberapa waktu lalu (Lihat Review) rupanya sudah bisa mengalahkan dominasi karbu buatan sebelah “ Iya betul karbu pakai dari KOSO KSR, Karbu ini saya rasa ga bikin pusing soal seting hehehe ” kekeh Jamal yang juga berikan 2 jempol untuk knalpot dari RCB1 Racing yang menjadi salah satu kunci kencangnya motor garapan nya

Di ujung perbincangan, ia pun berbisi ” Oh iya mas, dari part yang kita riset tersebut (CDI,Pulley) kita produksi untuk di jual kok. Jadi klo ada yang tertarik bisa hub saya yah” Senyum jamal yang bisa di hub di no contack 08123448468. | Penulis : Arfiadi

Data Spesifikasi :
Piston : 64mm
Stroke : 61.9 (+2mm)
Klep : 32.4 / 27.6 batang 4.5
Durasi : 283 Derajat ( 38-65 IN) – ( 66-39) ex
Lift : 10.4
Per Klep : Swedia Dobel Kaze
Roller : 7 – 8 gram (Silang)
Gearbox : 15/41
Pulley : Custom Metamorphosis
Kampas Ganda : Honda Beat
Per CVT : 1500
Per Kampas : 2000
CDI : Metamorphosis
Karbu : KOSO KSR EVO 30mm
Knalpot : RCB1 Racing
Alamat : Jalan Cemara No.49 Kelurahan Ketami Kec.Pesantren Kota Kediri Jawa Timur HP : 08123448468

Comments

comments