IDC 2019 Seri 1 : Saling Rebut Rekor Tercepat, Iqbal Gimbal Raih 6.627 Detik Dengan Ninja FFA ABRT20 Pakai Ban SpeedKing & Ratio Qtt

Ninja FFA Garapan AB Bendol Salatiga

Perebutan tahta tertinggi dikelas FFA begitu sulit, mengapa demikian?? Tentu menjadi momok tersendiri bagi para dragbiker yang bertarung di Kawahara IRC IDC 2019 Seri Pertama, karena di prosesi penyisihan time 6.9 aja tidak masuk ke babak final bro, Kurang greget gimana coba??

Insiden demi insiden terus terjadi dimana pertarungannya makin diatas kewajaran perebutan rekor tercepat berlaku dievent ini, ada dua pembalap yang saling kejar yaitu dari Tim RC3 Duri Bambit Inikami yang mengandalkan Wildan Kecil asal Salatiga berhasil mencetak time 06.628 detik dan tentunya ini menjadi catatan waktu terbaik sementara karena masih ada  dragbiker lain yang belum start.

Di penghujung race penyisihan muncul Iqbal Gimbal langsung Kuasai FFA Dengan Ninja Aqiela Motorsport ABRT20 Garapan AB Bendol Salatiga dengan catatan time yang selisih sangat sangat kecil yaitu 00,001 detik tepatnya 06.627 detik.

Inilah Rekor terbaru Dragbike Indonesia yang sebelumnya dipecahkan oleh Rully PM dengan time 06.751 Detik.

Aqiela Motorsport ABRT20 Squad 2019

Sedangkan di babak final karena sirkuit basah sehabis hujan catatan waktunya pada melorot semua Iqbal Gimbal sendiri harus puas dengan time 7.1 detik.

Nah mesti pada penasarankan spek motornya kaya apa sih kok bisa ngejet gitu, yuk simak bersama ulasan dari dragbike.id

Kita mulai dari segi Piston aplikasikan ukuran 61mm dengan kruk as QTT Racing +1mm jadi strock up 56mm, lanjut dibagian porting eksos 26mm dengan lebar 45mm dan lubang transfer 41mm dipadukan isi burret head 16CC, jadi lebih memaksimalkan kinerja mesin itu sendiri.Nah untuk penataan rationya Bendol percayakan produk Qtt Racing  dengan ukuran Ratio 17/28 Р21/28 Р22/24 Р20/23 Р20/21 Р21/19.

Ninja FFA knalpot ABRT20 Racing Muffler

Sedangkan dibagian pengkabutan bahan bakar ada Karbu PWK AS 42mm dengan sedikit settingan dari Kendar Karburator Jogja, karena pengapian sendiri ditransfer langsung oleh Koil YZ jadi api yang besar harus diimbangi dengan suplai BBM yang maksimal, kata pak Bendol.

Selanjutnya yang menjadi pendukung ialah Ban IRC SpeedKing yang mempunyai kontruksi baik diproduksi khusus untuk balap dragbike & tentunya produksi dalam negeri.

Yang terakhir yang menjadi andalannya adalah knalpot itu sendiri dibikin khusus untuk motor FFA, Knalpot ABRT20 Racing Muffler dimana diameter Perut sendiri dibikin ukuran 41mm & leher 38mm dengan panjang slencer 27cm,jadi lebih maksimal di putaran atasnya begitu penjabaran singkat Mas Bendol sekaligus owner dari ABRT20 RACING MUFFLER.

Comments

comments