DB Bodisa TSC 2018: Matic 155cc TU Wahana Baru Hantarkan Srikandi Mereka Di Deretan Podium. Tia Bocil Bertengger Di Podium Pertama

Dragbike.id – Selain dikenal dengan motor matic 200cc Tune Upnya. Wahana Baru Motor Bandung juga terkenal dengan matic 155cc Tune Upnya. Matic 155cc Tune Up miliknya ini tidak pernah luput dari podium. Kali ini, matic 155cc Tune Up ini sukses di gass menjadi yang tercepat di kelas Matic 155cc Tune Up Khusus Wanita. Dengan torehan waktu 08.138 detik bersama Tia Bocil, pebalap wanita asal Bekasi.

Biasanya pada kelas ini Wiwi Mungkil yang selalu memiliki khans besar dalam kelas khusus wanita yang sering diadakan oleh Bodisa Motor Sport. Namun, pada event kali ini (25/11) Tia Bocil bersama timnya Rama Racing Wahana Baru ROB1 RRT ini menjadi yang pertama, suskses bertengger di podium tertinggi pada kelas Matic 155cc TU Khusus Wanita.

Bersama srikandi tangguh lainnya, Tia Bocil ditemani oleh pebalap wanita lainnya masih bersama satu team yang sama Wahana Baru Motor Bandung, yakni Wiwi Mungil di posisi kedua, Restu Putri berada di posisi ketiga, Denchil posisi keempat, serta Winna Amalia di posisi kelima. “Alhamdulillah bang, sebenernya grogi pas balapan. Soalnya lawannya cewe semua. Motor join sama wiwi dan winna.” Buka pebalap wanita bernomor 17 ini kepada dragbike.id. “Balapan nyari aman dari bukaannya. Tapi jadinya kurang greget bawanya. Motor menurut Tia Galak. Terus pas mau start susah karena lampu kayanya sensitive susah dikunci. Biar galak tapi motor enak. Rapih dari tengah keatasnya. Prediksi Tia Cuma bisa dapet 8,5 detik. Tapi pas nanya time berapa, Alhamdulillah dapet 8,1 detik.” Lanjut pebalap yang sebagai endorser Racertees ini.

Tidak heran motor matic 155cc tune up garapan Kota Kembang ini bisa meraih waktu dengan catatan 8,1 detik pada saat di gass oleh Wanita. Karena sejatinya, motor berbaju hitam ini memiliki catatan terbaik dengan kepala waktu point 7 detik. “Alhamdulillah bersyukur mas. Sebenarnya harapan saya itu Denchil, karena kemarin event BSD Denchil yang pertama. Tapi sekarang Tia yang bisa pertama. Kalo Wiwi saya hanya didik dia agar bisa selalu konstan dan stabil saja di balapan.” Singkat A Popo.

Comments

comments